Pijat Tradisional: Manfaat, Jenis, Risiko, dan Tips Memilih Terapis

By

Raihano

16 September 2026, 08:34 WIB

Terapis melakukan pijat tradisional pada bahu wanita di ruang perawatan yang bersih
Terapis melakukan pijat tradisional pada bahu wanita di ruang perawatan yang bersih

Pijat tradisional adalah perawatan tubuh dengan sentuhan, usapan, tekanan, atau remasan yang tekniknya berkembang dari kebiasaan dan kearifan lokal. Banyak orang memilihnya untuk relaksasi dan membantu meredakan ketegangan otot setelah beraktivitas. Namun, pijat bukan cara untuk mendiagnosis atau menyembuhkan penyakit. Hasilnya dapat berbeda pada setiap orang, dan tekanan yang lebih keras tidak selalu memberi manfaat lebih baik.

Di Indonesia, bentuk dan sebutannya beragam. Ada yang menonjolkan urutan pada seluruh tubuh, tekanan pada area tertentu, penggunaan minyak, atau kombinasi dengan peregangan ringan. Karena tidak ada satu teknik yang mewakili seluruh pijat tradisional Nusantara, hal terpenting bukan mencari metode yang dianggap paling ampuh, melainkan memilih layanan yang sesuai kebutuhan, kondisi kesehatan, dan batas kenyamanan Anda.

Apa yang Dimaksud dengan Pijat Tradisional?

Pijat tradisional umumnya merujuk pada teknik manual yang diwariskan melalui pengalaman, keluarga, komunitas, atau pendidikan nonformal. Dalam aturan pelayanan kesehatan di Indonesia, pengetahuan dan keterampilan pelayanan tradisional dapat bersumber dari kearifan lokal. Regulasi juga membedakan tenaga kesehatan tradisional berpendidikan formal dari penyehat tradisional yang memperoleh keterampilan melalui pengalaman turun-temurun atau pendidikan nonformal. Istilah ini penting saat Anda memeriksa latar belakang penyedia layanan. (Permenkes No. 11 Tahun 2025)

Dalam praktik sehari-hari, sesi biasanya diawali dengan pertanyaan tentang bagian tubuh yang terasa tegang, riwayat cedera, serta tekanan yang disukai. Terapis kemudian menggunakan telapak tangan, jari, buku jari, atau lengan untuk memberi tekanan yang terkontrol. Minyak atau losion mungkin digunakan untuk mengurangi gesekan, tetapi penggunaannya sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu, terutama jika Anda memiliki alergi atau kulit sensitif.

Pijat tradisional berbeda dari fisioterapi. Fisioterapi merupakan layanan kesehatan dengan penilaian dan program terapi untuk masalah fungsi gerak. Pijat juga tidak dapat menggantikan pemeriksaan dokter ketika keluhan muncul mendadak, berat, berulang, atau disertai gejala lain.

Manfaat Pijat Tradisional yang Mungkin Dirasakan

Alasan paling masuk akal untuk memilih pijat adalah relaksasi dan kenyamanan tubuh. Setelah sesi yang sesuai, sebagian orang merasa otot lebih rileks, tubuh lebih nyaman, atau suasana hati membaik. Pijat juga dapat menjadi jeda dari aktivitas fisik maupun rutinitas yang melelahkan.

Untuk beberapa kondisi nyeri, penelitian mengenai terapi pijat menunjukkan kemungkinan manfaat, tetapi kualitas bukti dan lamanya efek tidak selalu sama. National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) menyebut pijat mungkin membantu sebagian kondisi nyeri, sementara manfaatnya dapat bersifat jangka pendek dan bukti untuk beberapa keluhan masih terbatas. Karena itu, klaim seperti “menyembuhkan saraf terjepit”, “membuang racun”, atau “mengatasi semua pegal” patut dicurigai. (NCCIH: Massage Therapy, NCCIH: Chronic Pain)

Manfaat yang realistis untuk diharapkan meliputi:

  • membantu tubuh terasa lebih rileks;
  • membantu mengurangi rasa tegang pada otot setelah aktivitas biasa;
  • memberi pengalaman perawatan diri yang menenangkan;
  • membantu sebagian orang merasa lebih nyaman untuk sementara.

Respons tubuh bersifat individual. Jika rasa sakit justru bertambah, muncul kesemutan, pusing, atau ketidaknyamanan yang tidak biasa, minta terapis menghentikan tekanan.

Ragam Teknik yang Sering Ditemui di Indonesia

Nama dan cara pijat dapat berbeda antarwilayah maupun antarpraktisi. Beberapa bentuk yang umum dijumpai antara lain:

Urut badan

Urut badan memakai kombinasi usapan, remasan, dan tekanan pada otot. Intensitasnya dapat ringan hingga kuat, bergantung pada teknik terapis dan permintaan klien. Sampaikan sejak awal jika Anda lebih menyukai tekanan ringan.

Pijat dengan minyak

Minyak membantu tangan bergerak lebih lancar di permukaan kulit. Tanyakan bahan yang dipakai dan hindari produk dengan aroma atau kandungan yang pernah memicu iritasi. Minyak tidak otomatis membuat pijat lebih berkhasiat; fungsi utamanya sering kali berkaitan dengan kenyamanan dan pengurangan gesekan.

Pijat dengan peregangan ringan

Sebagian terapis menggabungkan tekanan dengan gerakan peregangan. Jangan memaksakan rentang gerak. Beri tahu terapis jika pernah mengalami cedera sendi, operasi, gangguan tulang, atau gerakan tertentu memicu nyeri.

Pijat pada area tertentu

Ada layanan yang berfokus pada kaki, bahu, punggung, tangan, atau kepala. Fokus area dapat cocok bagi orang yang tidak ingin pijat seluruh badan. Meski demikian, area yang bengkak, terluka, meradang, atau sangat nyeri sebaiknya tidak langsung ditekan sebelum penyebabnya jelas.

Cara Mencari Pijat Tradisional Terdekat

Kedekatan lokasi memang praktis, tetapi jangan menjadikan jarak sebagai satu-satunya pertimbangan. Saat mencari “pijat tradisional terdekat” melalui mesin pencari atau peta digital, gunakan daftar berikut untuk menyaring pilihan:

  1. Periksa identitas penyedia. Pastikan nama, alamat, nomor kontak, dan jam layanan konsisten di beberapa kanal.
  2. Tanyakan kompetensi terapis. Cari tahu pelatihan, pengalaman, dan jenis pijat yang dikuasai. Penyedia yang baik tidak keberatan menjelaskan batas layanannya.
  3. Nilai kebersihan. Ruang, alas, handuk, sarung bantal, serta perlengkapan yang menyentuh tubuh harus tampak bersih dan diganti untuk setiap pelanggan.
  4. Pastikan ada komunikasi awal. Terapis seharusnya menanyakan keluhan, cedera, kondisi kesehatan, alergi, serta tekanan yang diinginkan.
  5. Periksa privasi dan persetujuan. Anda berhak mengetahui bagian tubuh yang akan dipijat, menolak area tertentu, meminta penutup tubuh, dan menghentikan sesi kapan saja.
  6. Baca ulasan secara kritis. Utamakan ulasan yang membahas kebersihan, ketepatan informasi, sikap terapis, dan penanganan keluhan. Jangan hanya terpikat klaim kesembuhan.
  7. Konfirmasi rincian sebelum datang. Tanyakan jenis layanan, durasi, biaya total, bahan yang digunakan, pilihan terapis, serta kebijakan pembatalan. Harga sangat bergantung pada kota, fasilitas, durasi, dan model layanan, sehingga sebaiknya diperiksa langsung.

Hindari penyedia yang menjanjikan diagnosis tanpa pemeriksaan medis, memaksa paket tambahan, mengabaikan penolakan pelanggan, atau mengatakan rasa sakit hebat adalah tanda pijat sedang bekerja.

Memilih Pijat Tradisional Wanita dan Pria

Pencarian “pijat tradisional wanita” atau “pijat tradisional pria” biasanya berkaitan dengan kenyamanan, privasi, kebutuhan tubuh, atau preferensi jenis kelamin terapis. Prinsip keamanan dasarnya sama untuk semua orang: teknik harus disesuaikan dengan kondisi tubuh, persetujuan harus jelas, dan batas pribadi wajib dihormati.

Saat memesan, jelaskan apakah Anda menginginkan terapis wanita atau pria. Jangan menganggap penyedia otomatis menyediakan pilihan tersebut. Tanyakan pula apakah ruang perawatan privat, bagaimana prosedur penutup tubuh, dan apakah pendamping diperbolehkan bila Anda merasa lebih nyaman ditemani.

Untuk wanita hamil, hindari menganggap semua pijat aman hanya karena disebut “khusus ibu hamil”. Kehamilan memerlukan posisi, tekanan, dan penilaian risiko yang sesuai. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau bidan, terutama jika kehamilan berisiko atau ada keluhan tertentu. Pilih terapis yang memang terlatih menangani klien hamil.

Untuk pria maupun wanita yang baru mengalami cedera, menjalani operasi, memiliki gangguan pembekuan darah, atau minum obat antikoagulan, bicarakan dengan tenaga kesehatan sebelum dipijat. Obat antikoagulan mengurangi kemampuan darah untuk membeku sehingga risiko memar atau perdarahan perlu dipertimbangkan. (NHS: Anticoagulant Medicines)

Kapan Pijat Sebaiknya Ditunda?

Secara umum, risiko pijat relatif rendah bila dilakukan secara tepat oleh praktisi terlatih. Namun, NCCIH mencatat adanya laporan efek serius yang jarang terjadi, seperti cedera saraf, patah tulang, atau masalah terkait bekuan darah; sebagian kasus dikaitkan dengan pijat kuat atau orang yang lebih rentan mengalami cedera. (NCCIH: Massage Therapy Safety)

Tunda pijat dan minta saran tenaga kesehatan jika Anda memiliki:

  • luka terbuka, luka bakar, infeksi, atau ruam yang belum jelas penyebabnya;
  • demam atau sedang merasa sakit akibat infeksi;
  • bengkak, kemerahan, atau nyeri mendadak pada satu anggota tubuh;
  • dugaan patah tulang, cedera akut, atau nyeri hebat setelah benturan;
  • kondisi tulang rapuh atau risiko cedera tinggi;
  • riwayat bekuan darah, gangguan perdarahan, atau penggunaan pengencer darah;
  • operasi baru-baru ini atau instruksi pembatasan aktivitas dari dokter;
  • kehamilan dengan komplikasi atau keluhan yang belum dinilai.

Jangan memakai pijat untuk menunda pertolongan medis pada nyeri dada, sesak napas, pingsan, kelemahan mendadak, atau nyeri berat yang tidak biasa. Kondisi tersebut membutuhkan penilaian medis, bukan tekanan pada tubuh.

Persiapan Sebelum dan Setelah Sesi

Sebelum sesi, sampaikan kondisi kesehatan dengan jujur. Sebutkan alergi, obat yang sedang dikonsumsi, kehamilan, operasi, cedera, area sensitif, dan tekanan yang Anda sukai. Kenakan pakaian yang nyaman jika layanan dilakukan tanpa berganti pakaian. Anda tidak perlu menahan rasa sakit demi dianggap mendapatkan hasil maksimal.

Selama sesi, gunakan petunjuk sederhana seperti “kurangi tekanannya”, “hindari bagian ini”, atau “tolong berhenti”. Terapis profesional akan menanggapi komunikasi tersebut tanpa memperdebatkan batas Anda.

Setelah pijat, bangun perlahan dan perhatikan respons tubuh. Rasa nyaman atau sedikit sensitif dapat terjadi, tetapi nyeri tajam, kelemahan, mati rasa, bengkak, memar luas, atau keluhan yang memburuk bukan hasil yang perlu ditoleransi. Hubungi tenaga kesehatan jika gejala mengkhawatirkan muncul atau menetap.

Kesalahan Umum Saat Memilih Pijat Tradisional

Kesalahan pertama adalah menganggap pijatan harus sangat keras agar efektif. Tekanan berlebihan justru dapat menimbulkan nyeri atau cedera, terutama pada orang yang rentan. Kesalahan kedua ialah menyembunyikan riwayat kesehatan karena merasa tidak berkaitan. Informasi tentang obat, operasi, cedera, dan kehamilan membantu terapis menentukan apakah sesi perlu dimodifikasi atau ditunda.

Kesalahan berikutnya adalah percaya pada klaim bahwa satu teknik dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Pijat tradisional lebih tepat diposisikan sebagai perawatan pendukung untuk relaksasi dan kenyamanan, bukan pengganti pemeriksaan atau pengobatan. Terakhir, jangan mengabaikan aspek privasi. Tempat yang bersih belum cukup jika prosedur persetujuan, komunikasi, dan perlindungan batas tubuh tidak jelas.

Kesimpulan

Pijat tradisional dapat menjadi pilihan perawatan diri untuk relaksasi dan membantu tubuh terasa lebih nyaman, selama dilakukan dengan teknik yang sesuai dan ekspektasi yang realistis. Pilih terapis berdasarkan kompetensi, kebersihan, komunikasi, privasi, dan kesediaannya menghormati batas Anda—bukan hanya karena lokasinya paling dekat atau tekanannya paling kuat. Jika memiliki kondisi medis, sedang hamil, memakai pengencer darah, atau mengalami keluhan akut, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.

Untuk memperluas wawasan tentang perawatan tubuh yang aman, lanjutkan membaca artikel terkait spa, relaksasi, dan wellness di deltaspa.id.

D. FAQ

Apakah pijat tradisional bisa menghilangkan pegal?

Pijat dapat membantu sebagian orang merasa lebih rileks dan mengurangi ketegangan untuk sementara. Namun, “pegal” memiliki banyak penyebab. Jika keluhan berat, berulang, muncul setelah cedera, atau disertai kelemahan dan mati rasa, lakukan pemeriksaan medis.

Seberapa sering boleh melakukan pijat tradisional?

Tidak ada frekuensi yang cocok untuk semua orang. Pertimbangannya meliputi tujuan pijat, intensitas tekanan, respons tubuh, aktivitas harian, serta kondisi kesehatan. Beri waktu tubuh untuk pulih dan jangan mengulang sesi saat masih nyeri atau memar. Mintalah saran tenaga kesehatan jika Anda memiliki kondisi tertentu.

Apakah pijat yang sakit berarti lebih efektif?

Tidak. Tekanan dapat terasa mantap, tetapi tidak semestinya menimbulkan nyeri tajam, kesemutan, mati rasa, atau membuat Anda menahan napas. Minta tekanan dikurangi atau sesi dihentikan bila terasa tidak aman.

Bagaimana memilih pijat tradisional terdekat yang aman?

Periksa identitas tempat, kompetensi terapis, kebersihan perlengkapan, ulasan yang spesifik, prosedur persetujuan, dan kejelasan biaya. Konfirmasi jenis layanan serta pilihan terapis sebelum membuat janji.

Apakah ada perbedaan pijat tradisional wanita dan pria?

Prinsip dasarnya sama. Perbedaan layanan biasanya berkaitan dengan preferensi terapis, privasi, kenyamanan, kondisi tubuh, atau kebutuhan khusus seperti kehamilan. Teknik dan tekanan seharusnya disesuaikan secara individual, bukan semata-mata berdasarkan jenis kelamin.

Apakah boleh pijat saat sedang hamil?

Pijat saat hamil memerlukan penyesuaian posisi dan tekanan serta terapis yang terlatih. Konsultasikan lebih dahulu dengan dokter atau bidan, terutama bila kehamilan berisiko, ada perdarahan, nyeri, bengkak mendadak, atau keluhan lain.

Author Image

Author

Raihano

Related Post

Leave a Comment