13 Jenis Massage, Manfaat, dan Cara Memilih yang Tepat

By

Raihano

20 September 2026, 13:48 WIB

Jenis massage dengan terapis melakukan pijat punggung di ruang wellness
Kenali teknik dan tujuan massage sebelum memilih perawatan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Mengenali jenis massage membantu Anda memilih pijat berdasarkan tujuan, bukan sekadar nama yang terdengar menarik. Ada teknik yang berfokus pada relaksasi, ada yang memakai tekanan lebih dalam, dan ada pula yang menjadi bagian dari penanganan profesional untuk gangguan gerak. Pilihan yang tepat perlu mempertimbangkan kondisi tubuh, toleransi terhadap tekanan, serta kompetensi terapis.

Artikel ini membahas ragam pijat yang umum dijumpai di Indonesia, termasuk massage spa, olahraga, dan fisioterapi. Informasi berikut bersifat edukatif, bukan diagnosis atau pengganti pemeriksaan tenaga kesehatan.

Memahami Perbedaan Jenis Massage

Istilah massage atau pijat mencakup manipulasi jaringan lunak melalui usapan, tekanan, remasan, peregangan, atau gerakan tertentu. Perbedaan teknik biasanya terletak pada tujuan, intensitas, area tubuh, media yang digunakan, dan latar belakang praktisinya.

Nama menu antarspa juga tidak selalu baku. “Signature massage” di dua tempat dapat memiliki rangkaian berbeda. Karena itu, tanyakan teknik, tingkat tekanan, area yang ditangani, durasi, serta bahan yang akan menyentuh kulit sebelum sesi dimulai.

Teknik Ciri utama Umumnya dipilih untuk
Swedish massage Usapan panjang dan remasan lembut–sedang Relaksasi umum
Deep tissue Tekanan lambat pada lapisan jaringan lebih dalam Ketegangan otot tertentu
Aromatherapy massage Pijat dengan minyak beraroma yang telah diencerkan Pengalaman relaksasi
Hot stone massage Batu hangat sebagai pelengkap sesi Rasa hangat dan nyaman
Thai massage Tekanan dan peregangan berbantuan Fleksibilitas dan relaksasi aktif
Shiatsu Tekanan ritmis dengan jari atau telapak Relaksasi tanpa banyak minyak
Refleksi Fokus terutama pada telapak kaki atau tangan Relaksasi area kaki/tangan
Pijat tradisional Indonesia Usapan dan tekanan sesuai tradisi lokal Kebugaran dan relaksasi
Sports massage Disesuaikan dengan aktivitas atletik Persiapan atau pemulihan olahraga
Massage dalam fisioterapi Bagian dari rencana klinis setelah asesmen Masalah fungsi dan gerak
Prenatal massage Posisi dan tekanan disesuaikan untuk kehamilan Kenyamanan ibu hamil
Chair massage Sesi singkat dalam posisi duduk Leher, bahu, dan punggung atas
Manual lymphatic drainage Sentuhan sangat ringan dan terarah Kondisi tertentu atas indikasi profesional

13 Jenis Massage yang Umum Ditemui

1. Swedish Massage

Swedish massage dikenal melalui usapan panjang, gerakan memutar, remasan, dan ketukan ringan. Tekanannya biasanya ringan hingga sedang sehingga sering cocok bagi pemula atau orang yang menginginkan sesi santai tanpa manipulasi agresif.

Teknik ini bukan pilihan otomatis untuk semua nyeri. Beri tahu terapis bila ada area sensitif, cedera lama, atau tekanan tertentu terasa tidak nyaman.

2. Deep Tissue Massage

Deep tissue memakai tekanan lebih lambat dan terarah untuk menjangkau otot serta jaringan ikat yang terasa tegang. “Dalam” tidak berarti harus sangat sakit. Nyeri tajam, kesemutan, kebas, atau rasa seperti terbakar merupakan alasan untuk meminta tekanan dihentikan.

Orang yang mudah memar, menggunakan obat pengencer darah, atau memiliki gangguan pembekuan perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memilih tekanan kuat.

3. Aromatherapy Massage

Aromatherapy massage mengombinasikan sentuhan dengan minyak pembawa dan bahan aromatik. Aroma dapat melengkapi suasana, tetapi klaim bahwa minyak tertentu pasti mengobati penyakit tidak boleh diterima begitu saja.

FDA mengingatkan bahwa bahan “alami” atau berasal dari tanaman belum tentu aman; sebagian dapat mengiritasi kulit atau memicu alergi. Produk sebaiknya memiliki komposisi jelas, digunakan sesuai petunjuk, dan diuji pada area kecil bila Anda mempunyai kulit sensitif. Lihat penjelasan FDA tentang aromaterapi.

4. Hot Stone Massage

Pada hot stone massage, batu yang dihangatkan ditempatkan atau digerakkan pada bagian tubuh tertentu. Suhunya harus nyaman, bukan menyengat. Teknik ini kurang sesuai bagi orang dengan gangguan sensasi panas, luka terbuka, peradangan akut, atau kondisi yang membuat kulit mudah cedera tanpa persetujuan tenaga kesehatan.

5. Thai Massage

Thai massage umumnya dilakukan dengan pakaian nyaman, memakai kombinasi tekanan dan peregangan berbantuan. Karena melibatkan gerakan sendi yang lebih aktif, sampaikan riwayat cedera, keterbatasan gerak, osteoporosis, atau operasi sebelum sesi.

Terapis tidak seharusnya memaksa tubuh melewati rentang gerak yang nyaman. Peregangan dapat terasa kuat, tetapi tidak semestinya menimbulkan nyeri tajam.

6. Shiatsu

Shiatsu berasal dari Jepang dan identik dengan tekanan ritmis menggunakan jari, ibu jari, atau telapak pada titik dan jalur tertentu. Sesi lazim dilakukan di atas alas dengan klien tetap berpakaian, meskipun praktik setiap penyedia dapat berbeda.

Pilih intensitas yang terasa nyaman. Klaim mengenai “menyeimbangkan energi” termasuk kerangka tradisional dan tidak boleh menggantikan diagnosis medis.

7. Refleksi Kaki atau Tangan

Refleksi memusatkan tekanan pada telapak kaki, kadang juga tangan. Banyak orang memilihnya setelah berdiri lama atau ketika tidak ingin pijat seluruh tubuh. Namun, gagasan bahwa satu titik telapak dapat mendiagnosis atau menyembuhkan penyakit organ tertentu belum dapat dijadikan pengganti pemeriksaan medis.

Hindari tekanan pada luka, infeksi, keseleo akut, atau bengkak yang belum diketahui penyebabnya.

8. Pijat Tradisional Indonesia

Pijat tradisional Indonesia merupakan kelompok praktik yang beragam, bukan satu protokol tunggal. Tekniknya dapat memadukan urut, remasan, tekanan ibu jari, dan penggunaan minyak atau balur. Variasi dipengaruhi tradisi daerah maupun keterampilan praktisi.

Tanyakan bahan yang dipakai, terutama bila Anda alergi terhadap minyak, rempah, atau wewangian. Pijat tradisional sebaiknya diposisikan sebagai perawatan kebugaran atau pelengkap, bukan terapi untuk menyembuhkan semua penyakit.

9. Sports Massage

Sports massage disesuaikan dengan jenis latihan, fase kompetisi, serta area tubuh yang banyak bekerja. Sesi sebelum aktivitas biasanya lebih singkat dan dinamis, sedangkan sesi setelah latihan dapat berfokus pada kenyamanan dan pemulihan subjektif.

Tinjauan sistematis dan meta-analisis menemukan massage tidak secara langsung meningkatkan kekuatan, sprint, lompatan, daya tahan, atau kelelahan. Ada manfaat kecil pada fleksibilitas dan nyeri otot tertunda atau DOMS. Jadi, teknik ini lebih tepat dilihat sebagai pendamping pemulihan, bukan jalan pintas menuju performa. Rujuk studi sports massage di PubMed.

10. Massage dalam Fisioterapi

Massage dapat menjadi salah satu bentuk manual therapy dalam fisioterapi, tetapi bukan keseluruhan layanan fisioterapi. Fisioterapis melakukan asesmen, membuat pertimbangan klinis, menyusun program, mengevaluasi hasil, dan memberi rekomendasi pengelolaan mandiri. Penjelasan ini sejalan dengan ruang lingkup profesi dari World Physiotherapy.

Menurut NHS tentang fisioterapi, program dapat mencakup latihan, manual therapy, edukasi pengelolaan gejala, dan modalitas lain. Karena itu, jenis massage fisioterapi ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan tujuan fungsi, bukan dipilih seperti menu relaksasi biasa.

11. Prenatal Massage

Prenatal massage menyesuaikan posisi tubuh, penopang, area, dan kekuatan tekanan untuk ibu hamil. Sebelum membuat janji, informasikan usia kehamilan serta kondisi medis kepada penyedia. Pilih terapis yang memang terlatih menangani kehamilan.

Ibu dengan kehamilan berisiko, perdarahan, kontraksi, tekanan darah bermasalah, nyeri atau bengkak tungkai yang tidak biasa, maupun larangan dari dokter perlu meminta persetujuan tenaga kesehatan terlebih dahulu.

12. Chair Massage

Chair massage dilakukan dalam posisi duduk menggunakan kursi khusus dan umumnya berfokus pada leher, bahu, lengan, serta punggung atas. Durasi yang singkat membuatnya praktis di lingkungan kerja atau acara kebugaran. Biasanya klien tetap berpakaian dan minyak tidak diperlukan.

13. Manual Lymphatic Drainage

Manual lymphatic drainage memakai gerakan sangat ringan dan terarah. Teknik ini berbeda dari deep tissue dan tidak tepat dilakukan sembarangan untuk setiap pembengkakan. Bengkak mendadak, kemerahan, panas, sesak, demam, atau dugaan infeksi membutuhkan pemeriksaan medis, bukan langsung dipijat.

Untuk limfedema atau kondisi setelah tindakan medis, carilah praktisi kesehatan yang memiliki pelatihan relevan dan mengikuti rencana perawatan klinis.

Jenis-Jenis Massage Olahraga Berdasarkan Waktu Penggunaannya

Pembaca yang mencari jenis jenis massage olahraga biasanya ingin mengetahui kapan pijat dilakukan. Pembagian praktisnya dapat berupa:

  • Pre-event: sesi singkat menjelang aktivitas, tanpa tekanan berlebihan yang membuat otot nyeri.
  • Inter-event: dilakukan di antara sesi pertandingan atau latihan dan sangat bergantung pada cabang olahraga.
  • Post-event: diarahkan pada kenyamanan setelah aktivitas, bukan untuk “mengeluarkan racun”.
  • Maintenance: bagian dari rutinitas atlet sesuai beban latihan, respons tubuh, tidur, nutrisi, dan program pemulihan lain.

Pijat tidak menggantikan pemanasan, pendinginan, hidrasi, asupan gizi, tidur, atau rehabilitasi cedera. Bila ada bunyi “pop”, deformitas, kelemahan, bengkak berat, atau tidak mampu menumpu berat badan, lakukan penilaian medis.

Jenis Massage Spa dan Pilihan Minyak

Istilah jenis massage spa biasanya merujuk pada kombinasi teknik dan pengalaman relaksasi, misalnya Swedish, aromatherapy, hot stone, atau signature massage. Nama paket tidak cukup untuk menilai kesesuaiannya. Mintalah penjelasan tentang prosedur, pakaian atau penutup tubuh, bahan, tekanan, dan bagian tubuh yang disentuh.

Sementara itu, jenis minyak massage dapat dibagi menjadi minyak pembawa dan minyak esensial. Minyak kelapa fraksinasi, jojoba, biji anggur, atau almond sering digunakan sebagai dasar karena membantu tangan bergerak di kulit. Minyak esensial bersifat lebih pekat dan biasanya dicampurkan ke minyak pembawa, bukan dioleskan sembarangan dalam bentuk murni.

Jika mempunyai alergi kacang, kulit sensitif, asma yang dipicu aroma, sedang hamil, atau menggunakan obat oles, sampaikan sebelum sesi. Anda juga dapat meminta produk tanpa pewangi dan melihat daftar bahan.

Apakah “Massage Kokuo” Merupakan Teknik Tersendiri?

Frasa jenis massage Kokuo memiliki intent bermerek. Kokuo dikenal sebagai nama penyedia family massage dan reflexology, bukan nama aliran massage seperti Swedish, Thai, atau shiatsu. Dengan demikian, jenis treatment yang tersedia merupakan menu milik penyedia tersebut dan dapat berubah menurut cabang atau periode.

Untuk informasi yang akurat, periksa kanal resmi atau hubungi cabang yang dituju. deltaspa.id tidak berafiliasi dengan Kokuo maupun penyedia jasa lain dan tidak memberikan informasi reservasi.

Cara Memilih Jenis Massage yang Sesuai

Gunakan tujuan utama sebagai titik awal. Untuk relaksasi pertama kali, tekanan ringan–sedang biasanya lebih mudah ditoleransi. Untuk keluhan gerak, cedera, atau nyeri berulang, pemeriksaan dokter atau fisioterapis lebih tepat daripada menebak teknik sendiri.

Sebelum sesi, lakukan lima langkah berikut:

  1. Jelaskan tujuan dan kondisi kesehatan secara jujur.
  2. Tanyakan pelatihan terapis untuk teknik yang dipilih.
  3. Sepakati tekanan, area yang boleh dan tidak boleh disentuh, serta penggunaan minyak.
  4. Pastikan privasi, kebersihan linen, dan prosedur komunikasi terjaga.
  5. Hentikan sesi jika muncul nyeri tajam, kebas, pusing, mual, atau sesak.

Persetujuan dapat diubah kapan saja. Anda berhak meminta tekanan dikurangi, melewati bagian tubuh tertentu, atau menghentikan sesi tanpa harus menunggu selesai.

Risiko dan Kondisi yang Memerlukan Kehati-hatian

Sebagian orang hanya mengalami pegal ringan sementara setelah pijat. Namun, tekanan kuat atau teknik yang tidak sesuai dapat memperburuk cedera, menimbulkan memar, atau mengiritasi kulit.

Tunda pijat pada area dengan luka terbuka, infeksi kulit, luka bakar, cedera akut, atau peradangan berat. Konsultasikan lebih dahulu jika Anda menggunakan pengencer darah, mengalami gangguan pembekuan, osteoporosis berat, kanker, baru menjalani operasi, mempunyai alat medis tertanam, sedang hamil berisiko, atau dicurigai mengalami bekuan darah.

Pijat juga bukan langkah pertama untuk tanda bahaya seperti nyeri dada, sesak napas, kelumpuhan atau kelemahan mendadak, demam tinggi, bengkak tungkai sebelah secara tiba-tiba, maupun nyeri hebat setelah trauma. Cari pertolongan medis sesuai tingkat kegawatannya.

Kesimpulan

Setiap jenis massage mempunyai karakter dan tujuan berbeda. Swedish dan aromatherapy lebih sering dipilih untuk relaksasi; sports massage mendampingi pemulihan; sedangkan manual therapy dalam fisioterapi menjadi bagian dari program klinis setelah asesmen. Nama merek atau paket spa tidak otomatis menunjukkan sebuah teknik baku.

Pilihan terbaik adalah teknik yang sesuai kebutuhan, dilakukan praktisi kompeten, memakai tekanan yang dapat ditoleransi, dan mempertimbangkan kondisi kesehatan Anda. Pijat dapat membantu kenyamanan pada situasi tertentu, tetapi tidak menggantikan diagnosis maupun terapi medis yang diperlukan.

FAQ tentang Jenis Massage

Jenis massage apa yang cocok untuk pemula?

Swedish massage dengan tekanan ringan hingga sedang sering menjadi titik awal yang nyaman. Jelaskan bahwa ini sesi pertama Anda dan minta terapis mengecek kenyamanan tekanan secara berkala.

Apa perbedaan Swedish massage dan deep tissue?

Swedish memakai gerakan lebih mengalir untuk relaksasi umum, sedangkan deep tissue menggunakan tekanan lambat dan terarah pada jaringan yang lebih dalam. Deep tissue tidak harus menimbulkan rasa sakit agar dianggap efektif.

Apakah badan pegal setelah massage itu normal?

Pegal ringan dan sementara dapat terjadi, terutama setelah tekanan lebih kuat. Nyeri berat, bengkak, memar luas, kelemahan, kebas, atau gejala yang memburuk perlu dihentikan dari aktivitas pijat dan diperiksakan.

Berapa kali massage sebaiknya dilakukan?

Tidak ada frekuensi tunggal untuk semua orang. Pertimbangkan tujuan, respons tubuh, kondisi kesehatan, intensitas teknik, dan biaya. Untuk kebutuhan rehabilitasi, ikuti evaluasi dan rencana tenaga kesehatan.

Apakah massage dapat menyembuhkan cedera olahraga?

Tidak dapat dijanjikan. Massage mungkin membantu rasa nyaman, fleksibilitas, atau DOMS dalam kadar tertentu, tetapi cedera memerlukan diagnosis, pengaturan beban, latihan rehabilitasi, dan penanganan lain sesuai kondisi.

Author Image

Author

Raihano

Related Post

Leave a Comment